Damai , tentram . . .
Larut dalam
ketenagan jiwa.
Raga bersandar
Hati betahta. .
.
Jika Suasana
gemuruh
Lelah , letih dan
hancur berantakan
Bener bener
pasangan serasi
Pemicu emosi
Seakan senjata
api dan amunisi
Di kanan dan
kiri siap beraksi
Menang pun tiada
guna
Huhhhhhh. .
. lebih baik pergi menahan diri
Hati yang pilu
Semakin mengharu
biru
Seakan tiada
yang mengerti
Tiada yang
peduli
Tak tahu . . .
Dan tak mau tahu
Ingin bersandar
sejenak, walau ruang sempit
Hati nan lapang
Suasana bersih
dan rapi
Aroma segar
menghapuskan kepenatan
Api amarah
sentak terpadam
Oleh dinginnya
hati dan pikiran
Duka lara sirna
. . .
Sebab iman
pegang kuasa
Ribuan syukurku
tersirat di dada
Dikala kedamaian
dan ketenangan
Menyapa jiwa dan
raga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar