Senin, 06 Oktober 2014

Yang Tertulis



Untukmu yg tertulis di dalam hari hariku..
Untukmu yg terjadwal dalam skedul harianku.
Untukmu yg terlukis dalam benakku..
untukmu yg berhasil melengkapi separuh duniaku.

Silahkan singgah kapan kamu mau. Berteduh atau bersandar dari lelah jalanmu seperti lelah jalanku yg tlah kulewati. Merangkulmu saat jatuh menemani dalam berjalan.. dari lelah ku berhenti meminta. Dari lelah kutahu makna memberi.. menikmati apa yg kupunya mensyukuri dengan apa yg kubisa.

Selamat duhai sahabat...
Selamat duhai kekasih...
ku bukan perampok atau pun pengemis, ku hanya berjuang dan memperjuangkan yg mau berjuang.. kita berteman dan menjadi teman hidup.

Duhai cinta...
Ku mengagumimu tanpa banyak tanya..
Ku mengindahkanmu atas AnugrahNYA..
Ku tak berhak memilikimu seutuhnya.
Jika suatu saat kau berlari karena enggan.
Jika suatu saat kau menjauh karena jenuh.
Jika suatu saat kau berhenti karena letih.

Pertanda rambu alur takdir yg memisahkan.
Pertanda selangkah lebih maju menuju yg di tuliskanNya.
Pertanda Cinta akan menemukan jalannya masing masing.

Ku berterima kasih "cinta"
Ku berterima kasih engkau tlah memperkenalkan diri dengan beragam rupa.
Ku berterima kasih pada Nya dengan Alur cerita yg sudah..
Dan.. ku berterima kasih atas cerita yg akan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar