Rabu, 09 November 2016

Syukur itu sadar dan ingat.

Kadang kita lupa akan satu hal... karena sudah bgitu banyak hal yg kita terima.

Suatu sore dihari yg redup dengan awan mendung menjadi atap. Perjalanan bersama dian mencari tempat Gym, berakhir di sebuah tempat makan.. sebut saja kantin siang malam setelah selesai makan, hendak pulang tak sengaja mataku mengarah jam 9.. melihat seorang anak lelaki duduk di depan, dengan tangan kiri memegang kantongan kain kecil berwarna orange, dan tangan kanannya mengepal uang kertas.. dalam hati terdetak apakah anak ini hendak makan.. dengan wajah yg terlihat bingung.. sambil menggesekkan tangan dimeja, terlihat jelas ia tak tahu mau berbuat apa.. expresi wajahnya sungguh polos. Aku bertanya dalam hati adakah anak ini pergi kemari bersama saudaranya, atau keluarganya.. belum lagi ku temukan jawaban anak itu  bergerak dari kursinya dan berjalan kedepan dengan kaki agak pincang . Aku masih penasaran lantas, aku menghampiri..

Tanpa basa basi aq bertanya "dek.. udah makan ko dek..?" Belom bang, jawabnya singkat..
Raut wajahnya terekam jelas di kepalaku.. ya Allah anak ini drtd kelaparan sedangkan aku makan sepuasnya.. 
Aku tak bisa memberi banyak tp kurasa ini cukup utk mengganjal perutnya..
" dek.. nah dek... utk beli makan.." iya bang jawabnya...
Sekali lagi ku bilang " jangan lupa makan ko dek..
Iya bang... jawabnya...

Masih bisa kutahan airmata ini.. aku teringat sesuatu yg begitu dalam pada jawaban singkat anak itu" yaitu adekku sendiri"  persis jawabannya seperti itu kalau kunasehati atau kusuruh apapun.. aq berpikir seandainya posisiku atau adekku diposisi anak itu. Dan ingin rasanya ku jadikan saudara angkat.. tapi dengan keadaan yg belum mungkin utk saat ini.. aq hanya bisa berusaha utk esok.. aq berpikir hidupku ini sulit.. namun dengan Allah memperlihatkan anak itu td aq merasa terharu.. dan tak pantas mengeluh.


Sesulit sulitnya hidup masih ada lagi yg lebih sulit namun masih tetap hidup..  semua bisa kita lihat... bisa kita bayangkan.. tp gak bisa kita rasakan apa yg mereka rasakan sebelum kita tersadar dan hati kita tersentuh.

Tetaplah bersyukur.. jangan terlena.. sebab Allah memberikan makna yg tersirat dari apa yg terlihat..

Hal ini menjadi motivasi bagi diriku.. bahwa Rasulullah mengajarkan kita untuk menjadi muslim yg kuat dalam segala aspek yaitu jasmani (fisik), rohani (iman) dan ekonomi. Supaya bisa mengayomi muslim lain yg lemah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar